Renungan Malam — 1 Juli 2026

Kejadian 3:8
Bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan- jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk.

Jiwaku, kini setelah hari mulai sejuk, beristirahatlah sejenak dan dengarkan suara Tuhanmu. Ia selalu siap berbicara denganmu ketika engkau siap mendengarkan. Jika ada kelambatan untuk berkomunikasi, itu bukan karena Dia, melainkan sepenuhnya karena dirimu sendiri, karena Ia berdiri di depan pintu dan mengetuk, dan jika umat-Nya mau membuka, Ia bersukacita untuk masuk. Tetapi bagaimana keadaan hatiku, yang adalah taman Tuhanku? Bolehkah aku berharap bahwa hatiku terawat dan disirami dengan baik, dan menghasilkan buah yang layak bagi-Nya? Jika tidak, Ia akan banyak menegurku, tetapi tetap aku berdoa agar Ia datang kepadaku, karena tidak ada yang dapat dengan pasti membawa hatiku ke dalam kondisi yang benar selain kehadiran Matahari Kebenaran, yang membawa penyembuhan di sayap-Nya. Karena itu, datanglah, ya Tuhan, Allahku, jiwaku dengan sungguh-sungguh mengundang-Mu, dan menantikan-Mu dengan penuh kerinduan. Datanglah kepadaku, ya Yesus, kekasihku, dan tanamlah bunga-bunga segar di kebunku, seperti yang kulihat mekar dengan sempurna dalam karakter-Mu yang tiada tara! Datanglah, ya Bapa-ku, yang adalah Penggarap Kebun, dan perlakukanlah aku dengan kelembutan dan kebijaksanaan-Mu! Datanglah, ya Roh Kudus, dan basahi seluruh tubuhku, seperti tumbuh-tumbuhan yang kini dibasahi embun senja. Oh, kiranya Allah berbicara kepadaku. Berbicaralah, Tuhan, karena hamba-Mu mendengarkan! Oh, kiranya Ia berjalan bersamaku; aku siap menyerahkan seluruh hati dan pikiranku kepada-Nya, dan setiap pikiran lain terdiam. Aku hanya meminta apa yang Ia senang untuk berikan. Aku yakin Ia akan berkenan untuk bersekutu denganku, karena Ia telah memberikan Roh Kudus-Nya untuk tinggal bersamaku selama-lamanya. Manisnya senja yang sejuk, ketika setiap bintang tampak seperti mata surga, dan angin sejuk seperti hembusan kasih surgawi. Ayahku, Kakakku yang sulung, Penghiburku yang terkasih, berbicaralah sekarang dengan penuh kasih sayang, karena Engkau telah membuka telingaku dan aku tidak memberontak.


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).