Renungan Malam — 1 September 2026

Mazmur 62:8
(62-9) Percayalah kepada-Nya setiap waktu, hai umat, curahkanlah isi hatimu di hadapan-Nya; Allah ialah tempat perlindungan kita. Sela Mazmur 62.9–63.3 126

Iman adalah aturan dalam kehidupan duniawi maupun rohani; kita harus beriman kepada Tuhan untuk urusan duniawi kita maupun urusan surgawi kita. Hanya dengan belajar mempercayai Tuhan untuk memenuhi semua kebutuhan sehari-hari kita, kita akan hidup di atas dunia. Kita tidak boleh bermalas-malasan, karena itu akan menunjukkan bahwa kita tidak mempercayai Tuhan, yang selama ini bekerja, tetapi mempercayai iblis, yang merupakan bapak kemalasan. Kita tidak boleh ceroboh atau gegabah; itu berarti mempercayai kesempatan, dan bukan Tuhan yang hidup, yang adalah Tuhan yang hemat dan teratur. Bertindak dengan penuh kebijaksanaan dan kejujuran, kita harus sepenuhnya dan mutlak bergantung kepada Tuhan setiap saat. Izinkan saya menganjurkan kepada Anda kehidupan yang penuh kepercayaan kepada Tuhan dalam hal-hal duniawi. Dengan mempercayai Tuhan, Anda tidak akan dipaksa untuk berduka karena telah menggunakan cara-cara berdosa untuk menjadi kaya. Layani Tuhan dengan integritas, dan jika Anda tidak mencapai kesuksesan, setidaknya tidak ada dosa yang akan membebani hati nurani Anda. Dengan mempercayai Tuhan, Anda tidak akan bersalah karena kontradiksi diri. Orang yang mengandalkan tipu daya, berlayar ke sana kemari hari ini, dan ke sini besok, seperti kapal yang terombang-ambing oleh angin yang berubah-ubah; tetapi orang yang percaya kepada Tuhan seperti kapal yang digerakkan oleh uap, ia membelah ombak, menantang angin, dan membuat satu jalur lurus yang terang dan berkilauan menuju pelabuhan tujuannya. Jadilah orang yang memiliki prinsip hidup di dalam hati; jangan pernah tunduk pada kebiasaan-kebiasaan kebijaksanaan duniawi yang berubah-ubah. Berjalanlah di jalan integritasmu dengan langkah yang teguh, dan tunjukkan bahwa kamu sangat kuat dalam kekuatan yang hanya dapat diberikan oleh kepercayaan kepada Tuhan. Dengan demikian kamu akan terbebas dari kekhawatiran yang menyiksa, kamu tidak akan diganggu oleh kabar buruk, hatimu akan teguh, percaya kepada Tuhan. Betapa menyenangkannya hanyut di sepanjang arus pemeliharaan ilahi! Tidak ada cara hidup yang lebih diberkati daripada hidup yang bergantung pada Tuhan yang menepati perjanjian. Kita tidak memiliki kekhawatiran, karena Dia memelihara kita; kita tidak memiliki masalah, karena kita menyerahkan beban kita kepada Tuhan.


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).