Renungan Malam — 12 Juni 2026

2 Timotius 1:9
Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan panggilan kudus.

Rasul menggunakan bentuk lampau sempurna dan berkata, "Yang telah menyelamatkan kita." Orang percaya kepada Kristus Yesus telah diselamatkan. Mereka tidak dipandang sebagai orang yang berada dalam keadaan berharap, dan mungkin pada akhirnya akan diselamatkan, tetapi mereka sudah diselamatkan. Keselamatan bukanlah berkat yang dinikmati di ranjang kematian, dan dinyanyikan di masa depan di surga, tetapi suatu hal yang harus diperoleh, diterima, dijanjikan, dan dinikmati sekarang. Orang Kristen diselamatkan sepenuhnya dalam tujuan Allah; Allah telah menetapkannya untuk keselamatan, dan tujuan itu telah lengkap. Ia juga diselamatkan dalam hal harga yang telah dibayar untuknya: "Sudah selesai" adalah seruan Juruselamat sebelum Ia mati. Orang percaya juga diselamatkan sepenuhnya dalam Kepala perjanjiannya, karena sebagaimana ia jatuh dalam Adam, demikian pula ia hidup dalam Kristus. Keselamatan yang lengkap ini disertai dengan panggilan kudus. Mereka yang diselamatkan oleh Juruselamat di kayu salib pada waktunya dipanggil secara efektif oleh kuasa Allah Roh Kudus untuk kekudusan: mereka meninggalkan dosa-dosa mereka; mereka berusaha untuk menjadi seperti Kristus; Mereka memilih kekudusan, bukan karena paksaan, tetapi karena tekanan dari kodrat baru, yang menuntun mereka untuk bersukacita dalam kekudusan sama alaminya seperti sebelumnya mereka menikmati dosa. Allah tidak memilih mereka atau memanggil mereka karena mereka kudus, tetapi Dia memanggil mereka agar mereka menjadi kudus, dan kekudusan adalah keindahan yang dihasilkan oleh karya tangan-Nya di dalam diri mereka. Keunggulan yang kita lihat dalam diri seorang percaya sama-sama merupakan karya Allah seperti penebusan itu sendiri. Dengan demikian, kepenuhan kasih karunia Allah terungkap dengan sangat manis. Keselamatan haruslah karena kasih karunia, karena Tuhanlah penciptanya: dan motif apa selain kasih karunia yang dapat menggerakkan-Nya untuk menyelamatkan orang yang bersalah? Keselamatan haruslah karena kasih karunia, karena Tuhan bekerja sedemikian rupa sehingga kebenaran dari diri kita sendiri selamanya dikecualikan. Itulah hak istimewa orang percaya—keselamatan yang nyata sekarang; itulah bukti bahwa ia dipanggil untuk itu—kehidupan yang kudus.


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).