Renungan Malam — 12 Mei 2026

Kejadian 46:3,4
Janganlah takut pergi ke Mesir, sebab Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar di sana. Aku sendiri akan menyertai engkau pergi ke Mesir dan tentulah Aku juga akan membawa engkau kembali.

Yakub pasti gemetar membayangkan meninggalkan tanah tempat ayahnya pernah tinggal, dan tinggal di antara orang asing yang tidak beragama. Itu adalah pemandangan baru, dan kemungkinan akan menjadi pengalaman yang berat: siapa yang berani berada di antara utusan raja asing tanpa rasa cemas? Namun jalan itu jelas telah ditentukan baginya, dan karena itu ia memutuskan untuk pergi. Inilah posisi yang sering dialami orang percaya sekarang: mereka dipanggil untuk menghadapi bahaya dan godaan yang sama sekali belum pernah mereka alami. Pada saat-saat seperti itu, hendaklah mereka meniru teladan Yakub dengan mempersembahkan kurban doa kepada Allah, dan mencari petunjuk-Nya; janganlah mereka melangkah sampai mereka menunggu berkat Tuhan: maka mereka akan memiliki Sahabat Yakub sebagai Teman dan Penolong mereka. Betapa diberkatinya ketika kita merasa yakin bahwa Tuhan menyertai kita dalam segala jalan kita, dan berkenan turun ke dalam penghinaan dan pengasingan kita bersama kita! Kita tidak boleh ragu untuk pergi ke tempat di mana Yahwe menjanjikan kehadiran-Nya; bahkan lembah kematian pun menjadi terang dengan pancaran kepastian ini. Dengan iman yang teguh kepada Allah, orang-orang percaya akan menerima janji Yakub. Mereka akan dibangkitkan kembali, baik dari kesulitan hidup maupun dari bilik kematian. Keturunan Yakub keluar dari Mesir pada waktunya, demikian pula semua orang percaya akan melewati kesengsaraan hidup dan kengerian kematian tanpa cedera. Marilah kita meneladani kepercayaan Yakub. "Jangan takut," adalah perintah Tuhan dan dorongan ilahi-Nya bagi mereka yang atas perintah-Nya berlayar di lautan baru; kehadiran dan perlindungan ilahi melarang rasa takut dan ketidakpercayaan sekecil apa pun. Tanpa Allah kita, kita harus takut untuk bergerak; tetapi ketika Dia memerintahkan kita untuk bergerak, akan berbahaya untuk menunda-nunda. Pembaca, majulah, dan jangan takut.


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).