Renungan Malam — 12 September 2026

Mazmur 101:1
Mazmur Daud. Aku hendak menyanyikan kasih setia dan hukum, aku hendak bermazmur bagi-Mu, ya TUHAN.

Iman menang dalam cobaan. Ketika akal budi dijebloskan ke dalam penjara batin, dengan kakinya terikat di belenggu, iman membuat dinding penjara bergema dengan nyanyian riangnya saat ia berseru, "Aku akan menyanyikan tentang belas kasihan dan tentang penghakiman. Kepada-Mu, ya Tuhan, aku akan bernyanyi." Iman menyingkap topeng hitam dari wajah kesulitan, dan menemukan malaikat di baliknya. Iman memandang ke awan, dan melihat bahwa awan itu penuh dengan rahmat dan akan melimpahkan berkat di atas kepalanya. Bahkan dalam penghakiman Allah terhadap kita pun ada tema untuk nyanyian. Sebab, pertama, cobaan itu tidak seberat yang seharusnya; kedua, kesulitan itu tidak separah yang pantas kita tanggung; dan penderitaan kita tidak seberat beban yang harus ditanggung orang lain. Iman melihat bahwa dalam kesedihan terburuknya tidak ada hukuman; tidak ada setetes pun murka Allah di dalamnya; semuanya dikirim dalam kasih. Iman melihat kasih yang bersinar seperti permata di dada Allah yang murka. Iman berkata tentang kesedihannya, "Ini adalah tanda kehormatan, karena anak itu harus merasakan cambuk"; dan kemudian ia menyanyikan hasil manis dari kesedihannya, karena kesedihan itu mendatangkan kebaikan rohani baginya. Bahkan lebih dari itu, kata Iman, "Penderitaan ringan ini, yang hanya sesaat, mendatangkan bagiku kemuliaan yang jauh lebih besar dan kekal." Maka Iman menunggang kuda hitam, menaklukkan dan terus menaklukkan, "Menginjak-injak akal budi duniawi dan indra jasmani, dan melantunkan nada kemenangan di tengah-tengah pertempuran yang sengit." "Semua yang kutemui kutemukan membantuku di jalan menuju sukacita surgawi: Di ​​mana, meskipun cobaan kini menyertaiku, cobaan takkan pernah lagi menggangguku." Diberkati di sana dengan kemuliaan yang besar, jalan itu takkan pernah kulupakan, tetapi dengan penuh sukacita, aku berseru, "Jalan itu membawaku ke tempat duduk Juruselamatku yang diberkati."


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).