Renungan Malam — 14 Mei 2026
Yesaya 40:11
dan menghimpunkannya dengan tangan-Nya; anak-anak domba dipangku-Nya.
Siapakah Dia yang tentangnya diucapkan kata-kata penuh kasih karunia seperti itu? Dia adalah GEMBALA YANG BAIK. Mengapa Dia menggendong anak-anak domba di dada-Nya? Karena Dia memiliki hati yang lembut, dan kelemahan apa pun segera meluluhkan hati-Nya. Desahan, ketidaktahuan, dan kelemahan anak-anak kecil dari kawanan-Nya membangkitkan belas kasihan-Nya. Adalah tugas-Nya, sebagai Imam Besar yang setia, untuk memperhatikan yang lemah. Selain itu, Dia telah menebus mereka dengan darah, mereka adalah milik-Nya: Dia harus dan akan merawat apa yang telah sangat mahal bagi-Nya. Maka Dia bertanggung jawab atas setiap anak domba, terikat oleh perjanjian untuk tidak kehilangan satu pun. Terlebih lagi, mereka semua adalah bagian dari kemuliaan dan upah-Nya. Tetapi bagaimana kita dapat memahami ungkapan, "Dia akan menggendong mereka"? Terkadang Dia menggendong mereka dengan tidak membiarkan mereka mengalami banyak cobaan. Pemeliharaan Ilahi memperlakukan mereka dengan lembut. Seringkali mereka "digendong" dengan dipenuhi dengan kasih yang luar biasa, sehingga mereka bertahan dan berdiri teguh. Meskipun pengetahuan mereka mungkin tidak dalam, mereka memiliki kelembutan yang besar dalam apa yang mereka ketahui. Seringkali Ia "menopang" mereka dengan memberi mereka iman yang sangat sederhana, yang menerima janji apa adanya, dan dengan penuh percaya berlari menghadapi setiap kesulitan langsung kepada Yesus. Kesederhanaan iman mereka memberi mereka tingkat kepercayaan yang luar biasa, yang membawa mereka melampaui dunia. "Ia menggendong anak-anak domba di dada-Nya." Di sinilah kasih sayang yang tak terbatas. Akankah Ia menempatkan mereka di dada-Nya jika Ia tidak sangat mengasihi mereka? Di sinilah kedekatan yang lembut: mereka begitu dekat sehingga tidak mungkin bisa lebih dekat lagi. Di sinilah keakraban yang kudus: ada bagian-bagian kasih yang berharga antara Kristus dan orang-orang lemah-Nya. Di sinilah keselamatan yang sempurna: di dada-Nya siapa yang dapat menyakiti mereka? Mereka harus menyakiti Gembala terlebih dahulu. Di sinilah istirahat yang sempurna dan penghiburan yang paling manis. Tentu kita tidak cukup menyadari kelembutan Yesus yang tak terbatas!
Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).
Komentar ()