Renungan Malam — 14 September 2026

Mazmur 32:5
Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. Sela

Kesedihan Daud atas dosa sangat pahit. Dampaknya terlihat pada tubuh lahiriahnya: "tulangnya menjadi tua"; "kelembapannya berubah menjadi kekeringan musim panas." Ia tidak dapat menemukan obatnya, sampai ia mengaku sepenuhnya di hadapan takhta kasih karunia surgawi. Ia menceritakan bahwa untuk sementara waktu ia berdiam diri, dan hatinya semakin dipenuhi kesedihan: seperti danau di pegunungan yang saluran keluarnya tersumbat, jiwanya membengkak dengan derasnya kesedihan. Ia membuat alasan; ia berusaha mengalihkan pikirannya, tetapi semuanya sia-sia; seperti luka bernanah, penderitaannya semakin bertambah, dan karena ia tidak mau menggunakan pisau pengakuan dosa, jiwanya penuh siksaan, dan tidak mengenal kedamaian. Akhirnya sampai pada titik ini, bahwa ia harus kembali kepada Allahnya dalam pertobatan yang rendah hati, atau mati seketika; Maka ia bergegas ke takhta pengampunan, dan di sana ia membuka gulungan dosa-dosanya di hadapan Yang Maha Melihat, mengakui segala kejahatan perbuatannya dengan kata-kata seperti yang Anda baca dalam Mazmur 51 dan Mazmur pertobatan lainnya. Setelah melakukan ini, suatu pekerjaan yang begitu sederhana namun begitu sulit untuk dibanggakan, ia segera menerima tanda pengampunan ilahi; tulang-tulang yang telah patah dibuat bersukacita, dan ia keluar dari kamarnya untuk menyanyikan berkat orang yang pelanggarannya telah diampuni. Lihatlah nilai pengakuan dosa yang dihasilkan oleh kasih karunia! Itu harus dihargai di atas segala harga, karena dalam setiap kasus di mana ada pengakuan yang tulus dan penuh kasih karunia, belas kasihan diberikan secara cuma-cuma, bukan karena pertobatan dan pengakuan itu layak mendapat belas kasihan, tetapi demi Kristus. Terpujilah Allah, selalu ada penyembuhan bagi hati yang hancur; mata air selalu mengalir untuk membersihkan kita dari dosa-dosa kita. Sesungguhnya, ya Tuhan, Engkau adalah Allah yang "siap mengampuni!" Karena itu kami akan mengakui dosa-dosa kami.


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).