Renungan Malam — 20 Agustus 2026
Nehemia 3:8
Berdekatan dengan mereka Uziel bin Harhaya, salah seorang tukang emas, mengadakan perbaikan, dan berdekatan dengan dia Hananya, seorang juru campur rempah-rempah. Mereka memperkokoh Yerusalem sampai tembok Lebar.
Kota-kota yang dibentengi dengan baik memiliki tembok yang lebar, demikian pula Yerusalem pada masa kejayaannya. Yerusalem Baru, dengan cara yang sama, harus dikelilingi dan dilindungi oleh tembok lebar berupa ketidaksesuaian dengan dunia, dan pemisahan dari kebiasaan dan semangatnya. Kecenderungan saat ini meruntuhkan penghalang suci tersebut, dan menjadikan perbedaan antara gereja dan dunia hanya bersifat nominal. Orang Kristen tidak lagi ketat dan puritan, literatur yang dipertanyakan dibaca oleh siapa saja, hiburan yang dangkal dinikmati saat ini, dan kelonggaran umum mengancam untuk merampas umat pilihan Tuhan dari kekhasan suci yang memisahkan mereka dari orang-orang berdosa. Akan menjadi hari yang buruk bagi gereja dan dunia ketika penggabungan yang diusulkan telah selesai, dan anak-anak Allah dan anak-anak perempuan manusia akan menjadi satu: maka akan datanglah banjir murka yang lain. Pembaca yang terkasih, jadikanlah tujuanmu dalam hati, perkataan, pakaian, dan tindakan untuk mempertahankan tembok yang lebar, mengingat bahwa persahabatan dengan dunia ini adalah permusuhan terhadap Allah. Tembok yang lebar menyediakan tempat peristirahatan yang menyenangkan bagi penduduk Yerusalem, dari mana mereka dapat mengamati pemandangan daerah sekitarnya. Ini mengingatkan kita akan perintah-perintah Tuhan yang sangat luas, di mana kita berjalan dengan bebas dalam persekutuan dengan Yesus, mengabaikan pemandangan dunia, dan memandang ke arah kemuliaan surga. Terpisah dari dunia, dan menyangkal diri kita sendiri dari segala kefasikan dan hawa nafsu duniawi, kita tetap tidak berada di penjara, atau dibatasi dalam batasan yang sempit; bahkan, kita berjalan dengan bebas, karena kita menaati perintah-perintah-Nya. Mari, pembaca, malam ini berjalanlah bersama Allah dalam ketetapan-ketetapan-Nya. Sebagaimana sahabat bertemu sahabat di tembok kota, demikian pula engkau bertemu Tuhanmu di jalan doa dan meditasi yang suci. Engkau berhak melintasi benteng keselamatan, karena engkau adalah warga negara bebas dari kota kerajaan, warga kota metropolitan alam semesta.
Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).
Komentar ()