Renungan Malam — 28 Juli 2026

Kisah Para Rasul 10:38
Yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik.

Sedikit kata, namun merupakan miniatur yang indah dari Tuhan Yesus Kristus. Tidak banyak sentuhan, tetapi itu adalah goresan pensil seorang ahli. Tentang Sang Juruselamat, dan hanya tentang Dia saja, hal itu benar dalam arti yang paling penuh, luas, dan tanpa syarat. "Ia berkeliling melakukan kebaikan." Dari deskripsi ini jelas bahwa Ia melakukan kebaikan secara pribadi. Para penginjil terus-menerus memberi tahu kita bahwa Ia menyentuh penderita kusta dengan jari-Nya sendiri, bahwa Ia mengurapi mata orang buta, dan bahwa dalam kasus-kasus di mana Ia diminta untuk menyampaikan firman hanya dari jarak jauh, Ia biasanya tidak menurutinya, tetapi pergi sendiri ke tempat tidur orang sakit, dan di sana secara pribadi melakukan penyembuhan. Sebuah pelajaran bagi kita, jika kita ingin berbuat baik, untuk melakukannya sendiri. Berikan sedekah dengan tangan Anda sendiri; pandangan atau kata-kata yang baik akan meningkatkan nilai pemberian itu. Bicaralah kepada seorang teman tentang jiwanya; permohonan kasih Anda akan memiliki pengaruh lebih besar daripada seluruh perpustakaan berisi risalah. Cara Tuhan kita berbuat baik menunjukkan aktivitas-Nya yang tak henti-hentinya! Ia tidak hanya melakukan kebaikan yang dekat dengan-Nya, tetapi Ia "berkeliling" dalam misi-misi belas kasih-Nya. Di seluruh tanah Yudea, hampir tidak ada desa atau dusun yang tidak bersukacita melihat-Nya. Betapa hal ini menegur cara hidup yang lambat dan bermalas-malasan yang dilakukan banyak orang yang mengaku beriman dalam melayani Tuhan. Marilah kita menguatkan pikiran kita, dan janganlah lelah dalam berbuat baik. Bukankah teks tersebut menyiratkan bahwa Yesus Kristus berusaha keras untuk berbuat baik? "Ia berkeliling melakukan kebaikan." Ia tidak pernah terhalang oleh bahaya atau kesulitan. Ia mencari objek dari maksud baik-Nya. Begitu pula kita. Jika rencana lama tidak berhasil, kita harus mencoba rencana baru, karena percobaan baru terkadang mencapai lebih banyak daripada metode yang biasa. Ketekunan Kristus, dan kesatuan tujuan-Nya, juga tersirat, dan penerapan praktis dari hal ini dapat diringkas dalam kata-kata, "Ia telah meninggalkan teladan bagi kita agar kita mengikuti jejak-Nya."


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).