Renungan Malam — 3 Juli 2026

2 Timotius 2:12
jika kita bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita;

Kita tidak boleh membayangkan bahwa kita menderita karena Kristus, dan bersama Kristus, jika kita tidak berada di dalam Kristus. Sahabat terkasih, apakah Anda hanya percaya kepada Yesus? Jika tidak, apa pun yang mungkin Anda ratapi di bumi, Anda tidak "menderita bersama Kristus," dan tidak memiliki harapan untuk memerintah bersama-Nya di surga. Kita juga tidak boleh menyimpulkan bahwa semua penderitaan seorang Kristen adalah penderitaan bersama Kristus, karena penting bahwa ia dipanggil oleh Allah untuk menderita. Jika kita gegabah dan tidak bijaksana, dan terjebak dalam situasi yang tidak sesuai dengan rencana ilahi maupun kasih karunia kita, kita harus mempertanyakan apakah kita tidak lebih berdosa daripada bersekutu dengan Yesus. Jika kita membiarkan nafsu menggantikan penilaian, dan kehendak diri sendiri berkuasa menggantikan otoritas Alkitab, kita akan melawan pertempuran Tuhan dengan senjata iblis, dan jika kita melukai jari kita sendiri, kita tidak boleh terkejut. Sekali lagi, dalam kesulitan yang menimpa kita sebagai akibat dari dosa, kita tidak boleh bermimpi bahwa kita menderita bersama Kristus. Ketika Miriam berbicara buruk tentang Musa, dan penyakit kusta menajiskannya, ia tidak menderita karena Allah. Lagipula, penderitaan yang diterima Allah haruslah bertujuan untuk kemuliaan Allah. Jika aku menderita agar mendapat nama baik atau pujian, aku tidak akan mendapat imbalan lain selain imbalan orang Farisi. Oleh karena itu, kasih kepada Yesus dan kasih kepada umat pilihan-Nya harus selalu menjadi sumber utama kesabaran kita. Kita harus menunjukkan Roh Kristus dalam kelembutan hati, kerendahan hati, dan pengampunan. Marilah kita menyelidiki dan melihat apakah kita benar-benar menderita bersama Yesus. Dan jika kita menderita demikian, apa arti "penderitaan ringan" kita dibandingkan dengan memerintah bersama-Nya? Oh, sungguh diberkati berada di dalam per炼 api bersama Kristus, dan sungguh suatu kehormatan berdiri di tiang hukuman bersama-Nya, sehingga jika tidak ada imbalan di masa depan, kita dapat menganggap diri kita bahagia dengan kehormatan saat ini; tetapi ketika ganjarannya begitu kekal, jauh lebih besar daripada yang berhak kita harapkan, bukankah kita akan memikul salib dengan gembira, dan melanjutkan perjalanan kita dengan sukacita?


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).