Renungan Malam — 4 Agustus 2026

Hagai 2:18
Aku telah memukul kamu dengan hama dan penyakit gandum dan segala yang dibuat tanganmu dengan hujan batu; namun kamu tidak berbalik kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN.

Betapa dahsyatnya hujan es bagi tanaman yang sedang tumbuh, menghancurkan biji-bijian berharga di tanah! Betapa bersyukurnya kita ketika jagung terhindar dari kehancuran yang begitu mengerikan! Marilah kita mempersembahkan ucapan syukur kepada Tuhan. Yang lebih menakutkan lagi adalah para perusak misterius itu – jamur, penyakit busuk, karat, dan lumut. Mereka mengubah bulir jagung menjadi gumpalan jelaga, atau membuatnya membusuk, atau mengeringkan biji-bijian, dan semua itu terjadi dengan cara yang di luar kendali manusia sehingga petani terpaksa berseru, "Ini adalah campur tangan Tuhan." Jamur-jamur kecil yang tak terhitung jumlahnya menyebabkan kerusakan, dan seandainya bukan karena kebaikan Tuhan, penunggang kuda hitam itu akan segera menyebarkan kelaparan di negeri ini. Rahmat yang tak terbatas menyelamatkan makanan manusia, tetapi mengingat agen-agen aktif yang siap menghancurkan panen, dengan bijak kita diajarkan untuk berdoa, "Berilah kami pada hari ini makanan kami sehari-hari." Dalam dunia yang berdosa kutukan telah merajalela karena itu kita selalu membutuhkan berkat. Ketika penyakit dan jamur datang, itu adalah hukuman dari surga, dan manusia harus belajar mendengarkan cambuk itu, dan Dia yang telah menetapkannya. Secara rohani, jamur bukanlah kejahatan yang jarang terjadi. Ketika pekerjaan kita paling menjanjikan, penyakit ini muncul. Kita berharap akan banyak pertobatan, dan lihatlah: Sikap apatis, keduniawian yang melimpah, atau kekerasan hati yang kejam! Mungkin tidak ada dosa yang nyata pada mereka yang kita layani, tetapi tidak ada ketulusan dan keputusan yang sangat mengecewakan kita. Dari sini kita belajar tentang ketergantungan kita kepada Tuhan, dan perlunya doa agar tidak ada penyakit yang menimpa pekerjaan kita di ladang Tuhan. Kesombongan atau kemalasan rohani akan segera mendatangkan kejahatan yang mengerikan kepada kita, dan hanya Tuhan pemilik panen yang dapat menghilangkannya. Jamur bahkan dapat menyerang hati kita sendiri, dan mengeringkan doa dan latihan keagamaan kita. Semoga Sang Penggarap Agung berkenan untuk mencegah malapetaka yang begitu serius. Bersinarlah, Matahari Kebenaran yang diberkati, dan usirlah penyakit-penyakit itu.


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).