Renungan Malam — 5 Juli 2026

Yesaya 26:4
Percayalah kepada TUHAN selama- lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah gunung batu yang kekal.

Karena kita memiliki Allah yang dapat kita percayai, marilah kita bersandar kepada-Nya dengan segenap kekuatan kita; marilah kita dengan teguh mengusir segala ketidakpercayaan, dan berusaha menyingkirkan keraguan dan ketakutan, yang sangat merusak penghiburan kita; karena tidak ada alasan untuk takut jika Allah adalah dasar kepercayaan kita. Orang tua yang penuh kasih akan sangat sedih jika anaknya tidak dapat mempercayainya; dan betapa tidak murah hati, betapa tidak baiknya perilaku kita ketika kita menaruh sedikit kepercayaan pada Bapa surgawi kita yang tidak pernah mengecewakan kita, dan yang tidak akan pernah mengecewakan kita. Akan lebih baik jika keraguan diusir dari rumah Allah; tetapi dikhawatirkan bahwa ketidakpercayaan lama sama lincahnya saat ini seperti ketika pemazmur bertanya, "Apakah belas kasihan-Nya telah lenyap selamanya? Akankah Ia tidak lagi bermurah hati?" Daud belum lama menguji pedang perkasa raksasa Goliat, namun ia berkata, "Tidak ada yang seperti itu." Ia pernah mencobanya sekali pada saat kemenangan masa mudanya, dan terbukti bahwa itu terbuat dari logam yang tepat, dan karena itu ia memujinya sejak saat itu; demikian pula jika kita berbicara baik tentang Tuhan kita, tidak ada yang seperti Dia di langit di atas atau di bumi di bawah; "Kepada siapa kamu akan menyamakan Aku, atau kepada siapa Aku akan disamakan? firman Yang Mahakudus." Tidak ada batu karang yang seperti batu karang Yakub, musuh-musuh kita sendiri adalah hakim. Jadi, alih-alih membiarkan keraguan hidup di hati kita, kita akan mengambil seluruh kelompok yang menjijikkan itu, seperti yang dilakukan Elia terhadap para nabi Baal, dan membunuh mereka di atas sungai; dan untuk sungai tempat kita membunuh mereka, kita akan memilih aliran suci yang mengalir dari lambung Juruselamat kita yang terluka. Kita telah mengalami banyak cobaan, tetapi kita belum pernah terombang-ambing di tempat di mana kita tidak dapat menemukan di dalam Tuhan kita semua yang kita butuhkan. Karena itu, marilah kita didorong untuk percaya kepada Tuhan selamanya, yakin bahwa kekuatan-Nya yang kekal akan, seperti yang telah terjadi, menjadi penolong dan penopang kita.


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).