Renungan Malam — 5 Juni 2026

1 Yohanes 4:8
Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.

Ciri khas seorang Kristen adalah keyakinannya akan kasih Kristus, dan penyerahan kasih sayangnya kepada Kristus sebagai balasannya. Pertama, iman membubuhkan capnya pada diri seseorang dengan memungkinkan jiwa untuk berkata bersama rasul Paulus, "Kristus mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untukku" (Galatia 2:20). Kemudian kasih memberikan tanda balasan, dan membubuhkan rasa syukur dan kasih kepada Yesus sebagai balasannya di dalam hati. "Kita mengasihi Dia karena Dia terlebih dahulu mengasihi kita." Pada zaman kuno yang agung itu, yang merupakan periode heroik agama Kristen, tanda ganda ini jelas terlihat pada semua orang percaya kepada Yesus; mereka adalah orang-orang yang mengenal kasih Kristus, dan bersandar padanya seperti seseorang bersandar pada tongkat yang keandalannya telah teruji. Kasih yang mereka rasakan terhadap Tuhan bukanlah emosi tenang yang mereka sembunyikan di dalam diri mereka di ruang rahasia jiwa mereka, dan yang hanya mereka ungkapkan dalam pertemuan pribadi mereka ketika mereka bertemu pada hari pertama minggu itu, dan menyanyikan himne untuk menghormati Kristus Yesus yang disalibkan, tetapi itu adalah gairah yang begitu kuat dan membara, sehingga terlihat dalam semua tindakan mereka, berbicara dalam percakapan sehari-hari mereka, dan terpancar dari mata mereka bahkan dalam pandangan mereka yang paling biasa. Kasih kepada Yesus adalah nyala api yang membakar inti dan hati keberadaan mereka; dan karena itu, dengan kekuatannya sendiri membakar jalannya ke dalam diri lahiriah mereka, dan bersinar di sana. Semangat untuk kemuliaan Raja Yesus adalah meterai dan tanda semua orang Kristen sejati. Karena ketergantungan mereka pada kasih Kristus, para orang kudus di zaman yang lampau berani melakukan banyak hal, dan karena kasih mereka kepada Kristus, mereka melakukan banyak hal — demikian juga pada zaman sekarang. Anak-anak Allah diatur dalam kekuatan terdalam mereka oleh kasih — kasih Kristus mendorong mereka; Mereka bersukacita karena kasih ilahi dicurahkan kepada mereka, mereka merasakannya dicurahkan ke dalam hati mereka oleh Roh Kudus, yang diberikan kepada mereka, dan kemudian dengan kekuatan rasa syukur mereka mengasihi Juruselamat dengan hati yang murni, dengan sungguh-sungguh. Pembaca, apakah Anda mengasihi Dia? Sebelum Anda tidur, berikan jawaban jujur ​​untuk pertanyaan yang penting ini!


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).