Renungan Malam — 6 Juni 2026
2 Korintus 11:22
Apakah mereka orang Ibrani? Aku juga orang Ibrani! Apakah mereka orang Israel? Aku juga orang Israel. Apakah mereka keturunan Abraham? Aku juga keturunan Abraham!
Di sini kita memiliki KLAIM PRIBADI, dan klaim yang membutuhkan bukti. Rasul Paulus tahu bahwa klaim-Nya tidak dapat disangkal, tetapi ada banyak orang yang tidak berhak atas gelar tersebut namun mengklaim sebagai bagian dari Israel Allah. Jika kita dengan yakin menyatakan, "Demikian juga aku seorang Israel," marilah kita mengatakannya hanya setelah memeriksa hati kita seolah-olah di hadapan Allah. Tetapi jika kita dapat memberikan bukti bahwa kita mengikuti Yesus, jika kita dapat dari hati berkata, "Aku percaya kepada-Nya sepenuhnya, percaya kepada-Nya saja, percaya kepada-Nya dengan sederhana, percaya kepada-Nya sekarang, dan percaya kepada-Nya selamanya," maka kedudukan yang dipegang oleh orang-orang kudus Allah adalah milik kita—semua kenikmatan mereka adalah milik kita; kita mungkin yang paling rendah di Israel, "lebih rendah dari yang paling rendah di antara semua orang kudus," namun karena rahmat Allah adalah milik orang-orang kudus SEBAGAI ORANG KUDUS, dan bukan sebagai orang kudus yang telah maju, atau orang kudus yang telah diajar dengan baik, kita dapat mengajukan pembelaan kita, dan berkata, "Apakah mereka orang Israel? demikian juga aku; oleh karena itu janji-janji itu adalah milikku, kasih karunia adalah milikku, kemuliaan akan menjadi milikku." Klaim yang dibuat dengan benar ini akan memberikan penghiburan yang tak terhingga. Ketika umat Allah bersukacita karena mereka adalah milik-Nya, betapa bahagianya jika mereka dapat berkata, "Aku pun demikian!" Ketika mereka berbicara tentang diampuni, dibenarkan, dan diterima di dalam Yang Terkasih, betapa gembiranya mereka menjawab, "Melalui kasih karunia Allah, aku pun demikian." Tetapi klaim ini tidak hanya memiliki kenikmatan dan hak istimewa, tetapi juga syarat dan kewajiban. Kita harus berbagi dengan umat Allah baik dalam suka maupun duka. Ketika kita mendengar mereka dihina dan diejek karena menjadi orang Kristen, kita harus dengan berani maju dan berkata, "Aku pun demikian." Ketika kita melihat mereka bekerja untuk Kristus, memberikan waktu, bakat, dan seluruh hati mereka kepada Yesus, kita harus mampu berkata, "Aku pun demikian." Oh, marilah kita membuktikan rasa syukur kita dengan pengabdian kita, dan hidup sebagai orang-orang yang, setelah mengklaim suatu hak istimewa, bersedia memikul tanggung jawab yang terkait dengannya.
Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).
Komentar ()