Renungan Malam — 7 Maret 2026

Mazmur 118:8
Lebih baik berlindung pada TUHAN dari pada percaya kepada manusia.

Tidak diragukan lagi, Anda telah diuji dengan godaan untuk bergantung pada hal-hal yang terlihat, alih-alih hanya bersandar pada Allah yang tak terlihat. Orang Kristen sering mencari pertolongan dan nasihat dari manusia, dan merusak kesederhanaan mulia dari ketergantungan mereka kepada Allah. Apakah renungan malam ini sesuai dengan pandangan seorang anak Allah yang cemas tentang hal-hal duniawi, maka marilah kita berdiskusi dengannya sejenak.

Anda percaya kepada Yesus, dan hanya kepada Yesus, untuk keselamatan Anda, lalu mengapa Anda gelisah? "Karena kekhawatiran saya yang besar." Bukankah tertulis, "Serahkanlah bebanmu kepada Tuhan"? "Janganlah khawatir tentang apa pun, tetapi dalam segala hal nyatakanlah kebutuhanmu kepada Allah melalui doa dan permohonan." Tidakkah Anda dapat mempercayai Allah untuk hal-hal duniawi? "Ah! Saya berharap saya bisa."

Jika Anda tidak dapat mempercayai Allah untuk hal-hal duniawi, bagaimana Anda berani mempercayai-Nya untuk hal-hal rohani? Dapatkah Anda mempercayai-Nya untuk penebusan jiwa Anda, dan tidak bergantung kepada-Nya untuk beberapa rahmat yang lebih kecil? Apakah Allah tidak cukup untuk kebutuhan Anda, atau apakah kecukupan-Nya terlalu sempit untuk kebutuhan Anda? Apakah engkau menginginkan mata lain selain mata Dia yang melihat segala sesuatu yang tersembunyi? Apakah hati-Nya lemah? Apakah lengan-Nya lelah? Jika demikian, carilah Tuhan yang lain; tetapi jika Dia tak terbatas, mahakuasa, setia, benar, dan mahabijaksana, mengapa engkau berlama-lama mencari kepercayaan lain? Mengapa engkau menggali bumi untuk menemukan fondasi lain, padahal fondasi ini sudah cukup kuat untuk menanggung semua beban yang dapat engkau bangun di atasnya?

Hai orang Kristen, jangan mencampur anggurmu dengan air, jangan mencampur emas imanmu dengan ampas kepercayaan manusia. Berharaplah hanya kepada Tuhan, dan biarlah harapanmu berasal dari Dia. Jangan menginginkan pohon jarak yang tumbuh menaungi Yunus, tetapi bersandarlah pada Allah Yunus. Biarlah fondasi pasir kepercayaan duniawi menjadi pilihan orang bodoh, tetapi engkau, seperti orang yang tahu akan datangnya badai, membangun bagi dirimu tempat tinggal yang tetap di atas Batu Karang yang Abadi.


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).