Renungan Pagi — 10 Juni 2026
Roma 14:8
Kita hidup untuk Tuhan.
Jika Allah menghendakinya, kita masing-masing dapat masuk surga pada saat pertobatan. Bukanlah suatu keharusan mutlak bagi persiapan kita menuju keabadian untuk tinggal di sini. Seseorang dapat diangkat ke surga, dan dianggap layak untuk menjadi bagian dari warisan orang-orang kudus dalam terang, meskipun ia baru saja percaya kepada Yesus. Memang benar bahwa pengudusan kita adalah proses yang panjang dan berkelanjutan, dan kita tidak akan disempurnakan sampai kita menanggalkan tubuh kita dan masuk ke dalam tabir; tetapi meskipun demikian, seandainya Tuhan menghendakinya, Dia dapat mengubah kita dari ketidaksempurnaan menjadi kesempurnaan, dan membawa kita ke surga sekaligus. Lalu mengapa kita di sini? Apakah Allah akan menahan anak-anak-Nya di luar surga lebih lama dari yang seharusnya? Mengapa pasukan Allah yang hidup masih berada di medan perang padahal satu serangan saja dapat memberi mereka kemenangan? Mengapa anak-anak-Nya masih berkeliaran ke sana kemari di dalam labirin, padahal satu kata dari bibir-Nya saja akan membawa mereka ke pusat harapan mereka di surga? Jawabannya adalah—mereka ada di sini agar mereka dapat "hidup bagi Tuhan," dan dapat membawa orang lain untuk mengenal kasih-Nya. Kita tetap di bumi sebagai penabur untuk menyebarkan benih yang baik; sebagai penggarap untuk mengolah tanah yang tidak ditanami; sebagai pemberita yang mengumumkan keselamatan. Kita ada di sini sebagai "garam dunia," untuk menjadi berkat bagi dunia. Kita ada di sini untuk memuliakan Kristus dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita ada di sini sebagai pekerja bagi-Nya, dan sebagai "pekerja bersama-sama dengan Dia." Marilah kita memastikan bahwa hidup kita mencapai tujuannya. Marilah kita menjalani hidup yang sungguh-sungguh, bermanfaat, dan kudus, untuk "memuji kemuliaan kasih karunia-Nya." Sementara itu kita merindukan untuk bersama-Nya, dan setiap hari bernyanyi—"Hatiku bersama-Nya di atas takhta-Nya, dan aku tak sanggup menunda; setiap saat menantikan suara-Nya, 'Bangkitlah, dan marilah pergi.'"
Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).
Komentar ()