Renungan Pagi — 11 September 2026

2 Korintus 6:17
Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.

Orang Kristen, selagi berada di dunia, tidak boleh menjadi bagian dari dunia. Ia harus dibedakan dari dunia dalam tujuan utama hidupnya. Baginya, "hidup" haruslah "Kristus." Baik ia makan, minum, atau apa pun yang dilakukannya, ia harus melakukan semuanya untuk kemuliaan Allah. Anda boleh menimbun harta; tetapi timbunlah di surga, di mana ngengat dan karat tidak merusak, di mana pencuri tidak dapat membobol dan mencuri. Anda boleh berusaha menjadi kaya; tetapi jadikan ambisi Anda untuk "kaya dalam iman" dan perbuatan baik. Anda boleh bersenang-senang; tetapi ketika Anda gembira, nyanyikan mazmur dan buatlah melodi dalam hati Anda kepada Tuhan. Dalam roh Anda, serta dalam tujuan Anda, Anda harus berbeda dari dunia. Dengan rendah hati menunggu di hadapan Allah, selalu menyadari kehadiran-Nya, bersukacita dalam persekutuan dengan-Nya, dan berusaha untuk mengetahui kehendak-Nya, Anda akan membuktikan bahwa Anda berasal dari keturunan surgawi. Dan Anda harus terpisah dari dunia dalam tindakan Anda. Jika suatu hal itu benar, meskipun Anda rugi karenanya, hal itu harus dilakukan; Jika itu salah, meskipun kamu akan memperoleh keuntungan darinya, kamu harus mencela dosa itu demi Tuhanmu. Kamu tidak boleh bersekutu dengan perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak menghasilkan buah, tetapi sebaliknya tegurlah perbuatan-perbuatan itu. Hiduplah dengan layak sesuai dengan panggilan dan martabatmu yang tinggi. Ingatlah, hai orang Kristen, bahwa engkau adalah putra Raja segala raja. Karena itu, jagalah dirimu tetap murni dari dunia. Janganlah mengotori jari-jari yang akan segera memainkan dawai-dawai surgawi; janganlah menjadi jendela nafsu mata ini yang akan segera melihat Raja dalam keindahan-Nya—janganlah kaki-kaki itu dinodai di tempat-tempat berlumpur, yang akan segera berjalan di jalan-jalan emas—janganlah hati-hati itu dipenuhi dengan kesombongan dan kepahitan yang akan segera dipenuhi dengan surga, dan meluap dengan sukacita yang luar biasa. Maka bangkitlah jiwaku! dan terbanglah tinggi, di atas kerumunan yang tidak memikirkan surga; di atas kesenangan orang-orang yang riang, dan kemegahan orang-orang yang sombong; ke tempat keindahan abadi mekar, dan kesenangan ilahi; di mana kekayaan, yang tidak akan membinasakan kita, dan kemuliaan yang tak berujung bersinar.


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).