Renungan Pagi — 12 Mei 2026

Yohanes 14:21
Akupun akan menyatakan diri-Ku kepadanya.

Tuhan Yesus memberikan wahyu khusus tentang Diri-Nya kepada umat-Nya. Banyak anak-anak Allah yang dapat bersaksi tentang kebenarannya dari pengalaman mereka sendiri. Mereka telah mengalami manifestasi Tuhan dan Juruselamat mereka, Yesus Kristus, dengan cara yang istimewa, yang tidak dapat diberikan hanya dengan membaca atau mendengar. Dalam biografi orang-orang kudus yang terkemuka, Anda akan menemukan banyak contoh yang tercatat di mana Yesus berkenan, dengan cara yang sangat istimewa, untuk berbicara kepada jiwa mereka, dan untuk mengungkapkan keajaiban pribadi-Nya; bahkan, jiwa mereka telah dipenuhi dengan kebahagiaan sehingga mereka mengira diri mereka berada di surga, padahal mereka tidak berada di sana, meskipun mereka sudah sangat dekat dengan ambang batasnya – karena ketika Yesus menyatakan Diri-Nya kepada umat-Nya, itu adalah surga di bumi; itu adalah firdaus dalam bentuk embrio; itu adalah kebahagiaan yang telah dimulai. Manifestasi khusus Kristus memberikan pengaruh kudus pada hati orang percaya. Salah satu dampaknya adalah kerendahan hati. Jika seseorang berkata, "Aku telah menerima komunikasi rohani begini dan begitu, aku adalah orang hebat," ia sama sekali belum pernah bersekutu dengan Yesus; karena "Allah berkenan kepada orang yang rendah hati, tetapi orang yang sombong Ia kenal dari jauh." Ia tidak perlu mendekati mereka untuk mengenal mereka, dan tidak akan pernah mengunjungi mereka dengan penuh kasih. Dampak lainnya adalah kebahagiaan; karena di hadirat Allah ada kesenangan selama-lamanya. Kekudusan pasti akan menyusul. Seseorang yang tidak memiliki kekudusan belum pernah mengalami manifestasi ini. Beberapa orang mengaku banyak hal; tetapi kita tidak boleh mempercayai siapa pun kecuali kita melihat bahwa perbuatannya sesuai dengan apa yang dikatakannya. "Jangan tertipu; Allah tidak dapat diperolok-olokkan." Ia tidak akan memberikan anugerah-Nya kepada orang jahat: karena meskipun Ia tidak akan membuang orang yang sempurna, Ia juga tidak akan berkenan kepada orang yang berbuat jahat. Dengan demikian akan ada tiga dampak dari kedekatan dengan Yesus: kerendahan hati, kebahagiaan, dan kekudusan. Semoga Allah memberikannya kepadamu, hai orang Kristen!


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).