Renungan Pagi — 18 Mei 2026

Kolose 2:9, 10
Sebab dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan, dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia.

Semua atribut Kristus, sebagai Allah dan manusia, tersedia bagi kita. Seluruh kepenuhan Keilahian, apa pun yang dapat dicakup oleh istilah yang menakjubkan itu, adalah milik kita untuk menjadikan kita sempurna. Dia tidak dapat menganugerahi kita dengan atribut Keilahian; tetapi Dia telah melakukan semua yang dapat dilakukan, karena Dia telah menggunakan bahkan kuasa ilahi dan Keilahian-Nya untuk keselamatan kita. Kemahakuasaan-Nya, kemahatahuan-Nya, kemahahadiran-Nya, ketidakberubahan-Nya, dan ketidakmungkinan-Nya untuk salah, semuanya digabungkan untuk membela kita. Bangkitlah, hai orang percaya, dan lihatlah Tuhan Yesus memasangkan seluruh Keilahian-Nya yang ilahi ke kereta keselamatan! Betapa luasnya kasih karunia-Nya, betapa teguhnya kesetiaan-Nya, betapa tak tergoyahkannya ketidakberubahan-Nya, betapa tak terbatasnya kuasa-Nya, betapa tak terbatasnya pengetahuan-Nya! Semua ini oleh Tuhan Yesus dijadikan pilar-pilar bait keselamatan; dan semuanya, tanpa mengurangi ketakterhinggaannya, dijanjikan kepada kita sebagai warisan kekal kita. Kasih yang tak terukur dari hati Juruselamat adalah setiap tetesnya milik kita; Setiap urat di lengan yang perkasa, setiap permata di mahkota keagungan, kebesaran pengetahuan ilahi, dan ketegasan keadilan ilahi, semuanya adalah milik kita, dan akan digunakan untuk kita. Seluruh keberadaan Kristus, dalam karakter-Nya yang patut disembah sebagai Putra Allah, oleh diri-Nya sendiri diberikan kepada kita untuk dinikmati dengan limpah. Kebijaksanaan-Nya adalah petunjuk kita, pengetahuan-Nya adalah pengajaran kita, kuasa-Nya adalah perlindungan kita, keadilan-Nya adalah jaminan kita, kasih-Nya adalah penghiburan kita, belas kasihan-Nya adalah pelipur lara kita, dan kemutlakan-Nya adalah kepercayaan kita. Ia tidak menyimpan apa pun, tetapi membuka ceruk Gunung Allah dan menyuruh kita menggali di tambangnya untuk menemukan harta karun yang tersembunyi. "Semua, semua, semua adalah milikmu," kata-Nya, "puaskanlah dirimu dengan kasih karunia dan penuhlah dengan kebaikan Tuhan."

Oh! betapa manisnya memandang Yesus, dan memanggil-Nya dengan keyakinan pasti bahwa dalam mencari campur tangan kasih atau kuasa-Nya, kita hanya meminta apa yang telah Ia janjikan dengan setia.


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).