Renungan Pagi — 19 Maret 2026

Roma 4:20
Tetapi terhadap janji Allah ia tidak bimbang karena ketidakpercayaan, Roma 4.21–5.2 19 malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah,

Hai orang Kristen, jagalah baik-baik imanmu; karena ingatlah bahwa iman adalah satu-satunya jalan yang dengannya kamu dapat memperoleh berkat. Jika kita menginginkan berkat dari Tuhan, tidak ada yang dapat mendatangkannya selain iman. Doa tidak dapat mendatangkan jawaban dari takhta Tuhan kecuali itu adalah doa yang sungguh-sungguh dari orang yang percaya. Iman adalah utusan malaikat antara jiwa dan Tuhan Yesus dalam kemuliaan. Jika malaikat itu ditarik, kita tidak dapat mengirimkan doa, maupun menerima jawabannya. Iman adalah kawat telegraf yang menghubungkan bumi dan surga—di mana pesan-pesan kasih Tuhan terbang begitu cepat, sehingga sebelum kita memanggil Dia menjawab, dan sementara kita masih berbicara Dia mendengar kita. Tetapi jika kawat telegraf iman itu putus, bagaimana kita dapat menerima janji itu? Apakah aku dalam kesulitan?—Aku dapat memperoleh pertolongan untuk kesulitan melalui iman. Apakah aku dipukuli oleh musuh?—jiwaku bersandar pada Perlindungan yang terkasih melalui iman. Tetapi jika iman hilang—sia-sia aku berseru kepada Tuhan. Tidak ada jalan antara jiwaku dan surga. Di tengah musim dingin yang paling dingin sekalipun, iman adalah jalan yang dapat dilalui kuda-kuda doa—ya, dan itu lebih baik lagi karena dinginnya embun beku; tetapi jika jalan itu diblokir, bagaimana kita dapat berkomunikasi dengan Raja Agung? Iman menghubungkan saya dengan keilahian. Iman mengenakan saya dengan kuasa Allah. Iman melibatkan kemahakuasaan Yehuwa di pihak saya. Iman memastikan setiap sifat Allah dalam pembelaan saya. Iman membantu saya menantang pasukan neraka. Iman membuat saya berbaris dengan kemenangan di atas leher musuh-musuh saya. Tetapi tanpa iman bagaimana saya dapat menerima sesuatu dari Tuhan? Janganlah orang yang bimbang—yang seperti gelombang laut—mengharapkan bahwa ia akan menerima sesuatu dari Allah! Oh, kalau begitu, hai orang Kristen, jagalah baik-baik imanmu; karena dengan iman engkau dapat memenangkan segala sesuatu, betapapun miskinnya engkau, tetapi tanpa iman engkau tidak dapat memperoleh apa pun. "Jika engkau dapat percaya, segala sesuatu mungkin bagi orang yang percaya."


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).