Renungan Pagi — 23 Mei 2026
Mazmur 138:8
TUHAN akan menyelesaikannya bagiku!
Jelas sekali bahwa keyakinan yang diungkapkan oleh Pemazmur di sini adalah keyakinan ilahi. Ia tidak berkata, "Aku mempunyai anugerah yang cukup untuk menyempurnakan apa yang menyangkut diriku—imanku begitu teguh sehingga tidak akan goyah—kasihku begitu hangat sehingga tidak akan pernah dingin—tekadku begitu kuat sehingga tidak ada yang dapat menggoyahkannya"; tidak, ketergantungannya hanya pada Tuhan semata. Jika kita membiarkan diri kita memiliki keyakinan yang tidak berlandaskan pada Batu Abadi, keyakinan kita lebih buruk daripada mimpi, keyakinan itu akan jatuh menimpa kita, dan menutupi kita dengan reruntuhannya, untuk kesedihan dan kebingungan kita. Semua yang dipintal Alam akan diurai oleh waktu, untuk kebingungan abadi semua orang yang mengenakannya. Pemazmur itu bijaksana, ia tidak bergantung pada apa pun selain pekerjaan Tuhan. Tuhanlah yang telah memulai pekerjaan baik di dalam diri kita; Dialah yang telah melanjutkannya; dan jika Dia tidak menyelesaikannya, pekerjaan itu tidak akan pernah lengkap. Jika ada satu jahitan pun dalam jubah surgawi kebenaran kita yang harus kita masukkan sendiri, maka kita akan binasa; tetapi inilah keyakinan kita, Tuhan yang memulai akan menyempurnakan. Dia telah melakukan semuanya, harus melakukan semuanya, dan akan melakukan semuanya. Keyakinan kita tidak boleh terletak pada apa yang telah kita lakukan, atau pada apa yang telah kita putuskan untuk lakukan, tetapi sepenuhnya pada apa yang akan Tuhan lakukan. Ketidakpercayaan menyiratkan— "Kamu tidak akan pernah mampu bertahan. Lihatlah kejahatan hatimu, kamu tidak akan pernah dapat menaklukkan dosa; ingatlah kesenangan dan godaan dunia yang penuh dosa yang mengelilingimu, kamu pasti akan tergoda olehnya dan disesatkan." Ah! ya, kita memang akan binasa jika dibiarkan dengan kekuatan kita sendiri. Jika kita sendirian harus mengarungi kapal kita yang rapuh di lautan yang begitu ganas, kita mungkin akan menyerah dalam keputusasaan; tetapi, syukur kepada Allah, Dia akan menyempurnakan apa yang menyangkut kita, dan membawa kita ke pelabuhan yang diinginkan. Kita tidak akan pernah terlalu percaya diri ketika kita hanya mengandalkan Dia, dan tidak akan pernah terlalu khawatir untuk memiliki kepercayaan seperti itu.
Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).
Komentar ()