Renungan Pagi — 25 Mei 2026

Mazmur 38:21
Jangan tinggalkan aku, ya TUHAN.

Seringkali kita berdoa agar Tuhan tidak meninggalkan kita di saat cobaan dan godaan, tetapi kita terlalu sering lupa bahwa kita perlu berdoa seperti ini setiap saat. Tidak ada satu momen pun dalam hidup kita, betapapun sucinya, di mana kita dapat hidup tanpa dukungan-Nya yang terus-menerus. Baik dalam terang maupun dalam kegelapan, dalam persekutuan maupun dalam godaan, kita sama-sama membutuhkan doa, "Jangan tinggalkan aku, ya Tuhan." "Topanglah aku, dan aku akan aman." Seorang anak kecil, saat belajar berjalan, selalu membutuhkan bantuan pengasuh. Kapal yang ditinggalkan oleh pandu langsung melenceng dari jalurnya. Kita tidak dapat hidup tanpa bantuan terus-menerus dari atas; Maka jadikanlah ini sebagai doamu hari ini, "Jangan tinggalkan aku. Bapa, jangan tinggalkan anak-Mu, jangan sampai ia jatuh ke tangan musuh. Gembala, jangan tinggalkan domba-Mu, jangan sampai ia tersesat dari kandang yang aman. Petani Agung, jangan tinggalkan tanaman-Mu, jangan sampai ia layu dan mati. 'Jangan tinggalkan aku, ya Tuhan,' sekarang; dan jangan tinggalkan aku pada saat apa pun dalam hidupku. Jangan tinggalkan aku dalam sukacitaku, jangan sampai sukacita itu menghabiskan hatiku. Jangan tinggalkan aku dalam kesedihanku, jangan sampai aku menggerutu terhadap-Mu. Jangan tinggalkan aku pada hari pertobatanku, jangan sampai aku kehilangan harapan akan pengampunan, dan jatuh ke dalam keputusasaan; dan jangan tinggalkan aku pada hari imanku yang terkuat, jangan sampai iman itu merosot menjadi kesombongan. Jangan tinggalkan aku, karena tanpa Engkau aku lemah, tetapi bersama-Mu aku kuat. Jangan tinggalkan aku, karena jalanku berbahaya, dan penuh jebakan, dan aku tidak dapat melakukannya tanpa bimbingan-Mu." Induk ayam tidak meninggalkan anak-anaknya, maka Engkau senantiasa melindungi aku dalam naungan-Mu, dan izinkan aku berlindung di bawah sayap-Mu. 'Janganlah Engkau jauh dariku, ya Tuhan, karena kesusahan sudah dekat, karena tidak ada yang menolong.' 'Janganlah Engkau meninggalkan aku, dan janganlah Engkau melupakan aku, ya Allah keselamatanku!'""Ya, senantiasa di dalam dada kami yang telah disucikan, biarlah Roh-Mu yang kekal beristirahat; dan jadikanlah jiwa kami sebagai bait suci yang murni dan layak bagi-Mu."


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).