Renungan Pagi — 28 Juni 2026

Ibrani 12:2
Dengan mata yang tertuju kepada Yesus.

Adalah tugas Roh Kudus untuk selalu mengalihkan pandangan kita dari diri sendiri kepada Yesus; tetapi tugas Setan justru sebaliknya, karena ia terus-menerus berusaha membuat kita memandang diri sendiri alih-alih Kristus. Ia menyindir, "Dosa-dosamu terlalu besar untuk diampuni; kamu tidak beriman; kamu tidak cukup bertobat; kamu tidak akan pernah mampu bertahan sampai akhir; kamu tidak memiliki sukacita anak-anak-Nya; kamu memiliki pegangan yang goyah terhadap Yesus." Semua ini adalah pikiran tentang diri sendiri, dan kita tidak akan pernah menemukan penghiburan atau kepastian dengan melihat ke dalam diri sendiri. Tetapi Roh Kudus mengalihkan pandangan kita sepenuhnya dari diri sendiri: Ia memberi tahu kita bahwa kita bukanlah apa-apa, tetapi "Kristus adalah segalanya." Karena itu, ingatlah, bukan peganganmu pada Kristus yang menyelamatkanmu—melainkan Kristus; bukan sukacitamu di dalam Kristus yang menyelamatkanmu—melainkan Kristus; bahkan bukan imanmu kepada Kristus, meskipun itu adalah alatnya—melainkan darah dan jasa Kristus; karena itu, jangan terlalu memandang pada tanganmu yang dengannya kamu menggenggam Kristus, tetapi pada Kristuslah Dia; Janganlah berpaling kepada harapanmu, tetapi kepada Yesus, sumber harapanmu; janganlah berpaling kepada imanmu, tetapi kepada Yesus, pencipta dan penyempurna imanmu. Kita tidak akan pernah menemukan kebahagiaan dengan melihat doa-doa kita, perbuatan-perbuatan kita, atau perasaan kita; bukan siapa kita, melainkan siapa Yesus, yang memberi kedamaian bagi jiwa. Jika kita ingin segera mengalahkan Setan dan berdamai dengan Allah, itu harus dengan "memandang kepada Yesus." Arahkan pandanganmu hanya kepada-Nya; biarkan kematian-Nya, penderitaan-Nya, jasa-jasa-Nya, kemuliaan-Nya, syafaat-Nya, tetap segar dalam pikiranmu; ketika engkau bangun di pagi hari, pandanglah kepada-Nya; ketika engkau berbaring di malam hari, pandanglah kepada-Nya. Oh! jangan biarkan harapan atau ketakutanmu menghalangi engkau dan Yesus; ikutilah Dia dengan sungguh-sungguh, dan Dia tidak akan pernah mengecewakanmu. "Harapanku dibangun di atas dasar yang tidak kurang dari darah dan kebenaran Yesus: Aku tidak berani mempercayai hal-hal yang paling manis sekalipun, tetapi sepenuhnya bersandar pada nama Yesus."


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).