Renungan Pagi — 31 Juli 2026
Yohanes 17:23
Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku.
Jika demikianlah persatuan yang terjalin antara jiwa kita dan pribadi Tuhan kita, betapa dalam dan luasnya saluran persekutuan kita! Ini bukanlah pipa sempit yang dilalui aliran air yang kecil, melainkan saluran yang sangat dalam dan luas, di sepanjang jalurnya yang mulia, volume air hidup yang besar dapat mengalir deras. Lihatlah, Ia telah membuka pintu bagi kita, janganlah kita menunda untuk masuk. Kota persekutuan ini memiliki banyak pintu mutiara, setiap pintu terbuat dari satu mutiara, dan setiap pintu terbuka lebar agar kita dapat masuk, dengan jaminan kita pasti diterima di dalamnya. Seandainya hanya ada satu celah kecil untuk berbicara dengan Yesus, akan menjadi suatu hak istimewa yang besar untuk menyampaikan kata-kata persekutuan melalui pintu yang sempit itu; betapa diberkati kita karena memiliki pintu masuk yang begitu besar! Seandainya Tuhan Yesus jauh dari kita, dengan banyak laut yang berbadai di antaranya, kita pasti akan merindukan untuk mengirim utusan kepada-Nya untuk menyampaikan kasih kita kepada-Nya, dan membawa kabar dari rumah Bapa-Nya kepada kita; tetapi lihatlah kebaikan-Nya, Ia telah membangun rumah-Nya di sebelah rumah kita, bahkan lebih dari itu, Ia tinggal bersama kita, dan berdiam di hati yang miskin dan rendah hati, agar Ia dapat senantiasa bersekutu dengan kita. Oh, betapa bodohnya kita jika kita tidak hidup dalam persekutuan yang terus-menerus dengan Dia. Ketika jalan panjang, berbahaya, dan sulit, kita tidak perlu heran jika teman jarang bertemu satu sama lain, tetapi ketika mereka hidup bersama, akankah Yonatan melupakan Daudnya? Seorang istri mungkin, ketika suaminya sedang dalam perjalanan, dapat bertahan berhari-hari tanpa berbicara dengannya, tetapi ia tidak akan pernah tahan untuk berpisah darinya jika ia tahu suaminya berada di salah satu kamar rumahnya sendiri. Mengapa, hai orang percaya, engkau tidak duduk di meja perjamuan-Nya? Carilah Tuhanmu, karena Ia dekat; peluklah Dia, karena Ia adalah Saudaramu. Peganglah Dia erat-erat, karena Ia adalah Suamimu; dan dekaplah Dia di hatimu, karena Ia ada di dalammu.
Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).
Komentar ()