Renungan Pagi — 4 Juni 2026

Titus 3:4
Kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia.

Betapa manisnya menyaksikan Juruselamat bersekutu dengan umat-Nya yang terkasih! Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada, oleh Roh Ilahi, dituntun ke ladang sukacita yang subur ini. Biarkan pikiran sejenak merenungkan sejarah kasih Sang Penebus, dan seribu tindakan kasih sayang yang mempesona akan terlintas dalam pikiran, yang semuanya bertujuan untuk menyatukan hati dengan Kristus, dan menyatukan pikiran dan emosi jiwa yang diperbarui dengan pikiran Yesus. Ketika kita merenungkan kasih yang menakjubkan ini, dan menyaksikan Kepala Gereja yang mulia menganugerahinya dengan seluruh kekayaan-Nya, jiwa kita mungkin akan pingsan karena sukacita. Siapakah yang dapat menanggung beban kasih yang begitu besar? Perasaan tentang kasih ini yang kadang-kadang diberikan oleh Roh Kudus, lebih dari yang dapat ditampung oleh jiwa; betapa menggembirakannya pandangan yang lengkap tentangnya! Ketika jiwa memiliki pengertian untuk membedakan semua karunia Juruselamat, hikmat untuk menilainya, dan waktu untuk merenungkannya, seperti yang akan diberikan dunia yang akan datang kepada kita, maka kita akan bersekutu dengan Yesus dengan cara yang lebih dekat daripada sekarang. Tetapi siapa yang dapat membayangkan manisnya persekutuan seperti itu? Itu pasti salah satu hal yang belum pernah terlintas dalam hati manusia, tetapi yang telah dipersiapkan Allah bagi mereka yang mengasihi-Nya. Oh, betapa indahnya membuka pintu lumbung, dan melihat kelimpahan yang telah Dia simpan untuk kita! Ini akan membanjiri kita dengan kasih. Dengan iman kita melihat, seperti dalam cermin yang buram, bayangan yang terpantul dari harta-Nya yang tak terbatas, tetapi ketika kita benar-benar melihat hal-hal surgawi itu sendiri, dengan mata kita sendiri, betapa dalamnya aliran persekutuan di mana jiwa kita akan membasuh dirinya sendiri! Sampai saat itu, soneta-soneta kita yang paling lantang akan disimpan untuk Sang Pemberi Kasih kita, Yesus Kristus Tuhan kita, yang kasih-Nya kepada kita sungguh luar biasa, melebihi kasih pasangan kita.


Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).