Renungan Pagi — 5 Mei 2026
2 Korintus 6:16
Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.
Betapa indahnya gelar ini: "Umat-Ku!" Betapa menggembirakannya wahyu ini: "Allah mereka!" Betapa banyak makna yang terkandung dalam dua kata itu, "Umat-Ku!" Di sinilah letak kekhususannya. Seluruh dunia adalah milik Allah; surga, bahkan surga tertinggi adalah milik Tuhan, dan Ia memerintah di antara anak-anak manusia; tetapi tentang mereka yang telah Ia pilih, yang telah Ia beli untuk diri-Nya sendiri, Ia mengatakan apa yang tidak Ia katakan tentang orang lain – "Umat-Ku." Dalam kata ini terdapat gagasan kepemilikan. Secara khusus, "bagian Tuhan adalah umat-Nya; Yakub adalah bagian dari warisan-Nya." Semua bangsa di bumi adalah milik-Nya; seluruh dunia berada dalam kuasa-Nya; namun mereka adalah umat-Nya, pilihan-Nya, lebih khusus lagi milik-Nya; karena Ia telah berbuat lebih banyak untuk mereka daripada yang lain; Ia telah membeli mereka dengan darah-Nya; Ia telah membawa mereka dekat kepada diri-Nya sendiri; Ia telah menaruh hati-Nya yang besar kepada mereka; Ia telah mengasihi mereka dengan kasih yang kekal, kasih yang tak dapat dipadamkan oleh banyak air, dan yang tak akan pernah cukup untuk dikurangi sedikit pun oleh perputaran waktu.
Sahabat-sahabatku, dapatkah kalian, dengan iman, melihat diri kalian dalam jumlah itu? Dapatkah kalian memandang ke surga dan berkata, "Tuhanku dan Allahku: milikku karena hubungan yang manis itu yang memberiku hak untuk menyebut Engkau Bapa; milikku karena persekutuan kudus yang dengan senang hati kupegang dengan-Mu ketika Engkau berkenan menyatakan Diri-Mu kepadaku seperti yang tidak Engkau lakukan kepada dunia?" Dapatkah kalian membaca Kitab Suci, dan menemukan di sana perjanjian keselamatan kalian? Dapatkah kalian membaca hak milik kalian yang tertulis dalam darah yang berharga? Dapatkah kalian, dengan iman yang rendah hati, memegang jubah Yesus, dan berkata, "Kristusku"? Jika kalian dapat melakukannya, maka Allah berfirman tentang kalian, dan tentang orang lain seperti kalian, "Umat-Ku;" Sebab, jika Allah adalah Allahmu, dan Kristus adalah Kristusmu, maka Tuhan mempunyai keistimewaan khusus bagimu; engkau adalah objek pilihan-Nya, diterima di dalam Putra-Nya yang terkasih.
Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).
Komentar ()