Renungan Pagi — 7 Mei 2026
Matius 12:15
Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.
Betapa banyaknya penyakit mengerikan yang pasti telah menampakkan diri di hadapan Yesus! Namun kita tidak membaca bahwa Ia merasa jijik, melainkan dengan sabar melayani setiap kasus. Betapa beragamnya penderitaan yang datang tersungkur di kaki-Nya! Betapa menjijikkan borok dan luka yang membusuk itu! Namun Ia siap menghadapi setiap wujud baru dari monster kejahatan itu, dan menang atasnya dalam segala bentuknya. Dari arah mana pun panah itu melesat, Ia memadamkan kuasa apinya. Panas demam, atau dinginnya penyakit busung; kelumpuhan yang melemahkan, atau kegilaan yang mengamuk; kenajisan kusta, atau kegelapan penyakit mata – semuanya mengenal kuasa firman-Nya dan lari atas perintah-Nya. Di setiap sudut medan, Ia menang atas kejahatan dan menerima hormat dari para tawanan yang dibebaskan. Ia datang, Ia melihat, Ia menang di mana-mana. Demikian juga pagi ini. Apa pun keadaanku sendiri, Sang Tabib yang terkasih sanggup menyembuhkanku; dan apa pun keadaan orang lain yang kuingat saat ini dalam doa, aku boleh berharap kepada Yesus bahwa Ia sanggup menyembuhkan mereka dari dosa-dosa mereka. Anakku, sahabatku, orang yang paling kukasihi, aku dapat memiliki pengharapan bagi masing-masing mereka, bagi semuanya, ketika aku mengingat kuasa penyembuhan Tuhanku; dan bagi diriku sendiri, betapa pun berat pergumulanku melawan dosa dan kelemahan, aku masih dapat tetap bersukacita. Dia yang dahulu berjalan di antara rumah-rumah sakit di bumi, masih membagikan kasih karunia-Nya dan melakukan mukjizat di antara anak-anak manusia: biarlah aku segera datang kepada-Nya dengan sungguh-sungguh.
Biarlah aku memuji Dia pagi ini, ketika aku mengingat bagaimana Ia melakukan penyembuhan rohani-Nya, yang membawa kemuliaan terbesar bagi-Nya. Itu dilakukan dengan memikul penyakit-penyakit kita atas diri-Nya sendiri. “Oleh bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh.” Gereja di bumi penuh dengan jiwa-jiwa yang telah disembuhkan oleh Sang Tabib terkasih kita; dan para penghuni surga sendiri mengakui bahwa “Ia menyembuhkan mereka semua.” Karena itu, hai jiwaku, beritakanlah ke mana-mana kuasa kasih karunia-Nya, dan biarlah itu menjadi “bagi Tuhan suatu nama, suatu tanda kekal yang tidak akan lenyap.”
Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).
Komentar ()