Renungan Pagi — 8 Mei 2026
Yohanes 5:13
Orang yang baru sembuh itu tidak tahu siapa orang itu.
Tahun-tahun terasa singkat bagi mereka yang bahagia dan sehat; tetapi tiga puluh delapan tahun dalam penyakit pasti terasa sangat panjang dan melelahkan bagi orang miskin yang lumpuh itu. Karena itu, ketika Yesus menyembuhkannya hanya dengan sepatah kata saat ia terbaring di kolam Betesda, ia merasakan perubahan itu dengan sangat nyata dan penuh sukacita. Demikian juga seorang berdosa yang selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan lumpuh oleh keputusasaan, dan dengan letih mengeluh mencari keselamatan, akan sangat menyadari perubahan itu ketika Tuhan Yesus mengucapkan firman kuasa-Nya dan memberikan sukacita serta damai sejahtera dalam iman. Kejahatan yang disingkirkan itu terlalu besar untuk dihilangkan tanpa kita menyadarinya; kehidupan yang diberikan terlalu luar biasa untuk dimiliki dan tetap tidak berfungsi; dan perubahan yang dikerjakan itu terlalu ajaib untuk tidak disadari. Namun orang malang itu tidak mengenal siapa yang telah menyembuhkannya; ia belum mengetahui kekudusan pribadi-Nya, jabatan-jabatan yang diemban-Nya, ataupun tujuan yang membawa-Nya datang ke tengah manusia. Banyak ketidaktahuan tentang Yesus masih dapat tinggal di dalam hati yang sesungguhnya telah merasakan kuasa darah-Nya. Kita tidak boleh tergesa-gesa menghukum seseorang karena kurangnya pengetahuan; tetapi ketika kita dapat melihat iman yang menyelamatkan jiwa, kita harus percaya bahwa keselamatan telah dianugerahkan kepadanya. Roh Kudus menjadikan manusia bertobat jauh sebelum Ia menjadikan mereka ahli teologi; dan orang yang percaya kepada apa yang ia ketahui, akan segera mengetahui dengan lebih jelas apa yang ia percayai.
Namun demikian, ketidaktahuan tetaplah suatu keburukan; sebab orang malang ini sangat dipersulit oleh orang-orang Farisi dan sama sekali tidak mampu menghadapi mereka. Adalah baik bila kita mampu menjawab mereka yang membantah; tetapi kita tidak akan dapat melakukannya bila kita tidak mengenal Tuhan Yesus dengan jelas dan penuh pengertian. Akan tetapi, kesembuhan dari ketidaktahuannya segera mengikuti kesembuhan dari kelemahannya, sebab Tuhan mengunjunginya di Bait Allah; dan setelah penyataan kasih karunia itu, ia didapati bersaksi bahwa “Yesuslah yang telah menyembuhkannya.”
Tuhan, jika Engkau telah menyelamatkanku, nyatakanlah diri-Mu kepadaku, supaya aku dapat memberitakan Engkau kepada anak-anak manusia.
Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).
Komentar ()