Renungan Pagi — 9 Agustus 2026
Wahyu 21:23
Dan kota itu tidak memerlukan matahari dan bulan untuk menyinarinya, sebab kemuliaan Allah meneranginya dan Anak Domba itu adalah lampunya.
Di sana, di dunia yang lebih baik, penduduknya tidak bergantung pada kenyamanan duniawi. Mereka tidak membutuhkan pakaian; jubah putih mereka tidak pernah usang, dan tidak akan pernah ternoda. Mereka tidak membutuhkan obat untuk menyembuhkan penyakit, "karena penduduknya tidak akan berkata, 'Aku sakit.'" Mereka tidak membutuhkan tidur untuk memulihkan tubuh mereka—mereka tidak beristirahat siang dan malam, tetapi tanpa lelah memuji Dia di bait-Nya. Mereka tidak membutuhkan hubungan sosial untuk memberikan penghiburan, dan kebahagiaan apa pun yang mereka peroleh dari pergaulan dengan sesama mereka bukanlah hal yang penting bagi kebahagiaan mereka, karena persekutuan dengan Tuhan mereka sudah cukup untuk keinginan terbesar mereka. Mereka tidak membutuhkan guru di sana; mereka tentu saja saling berkomunikasi tentang hal-hal Allah, tetapi mereka tidak membutuhkan ini sebagai bentuk pengajaran; mereka semua akan diajar oleh Tuhan. Kita memberi sedekah di gerbang raja, tetapi mereka berpesta di meja itu sendiri. Di sini kita bersandar pada lengan yang ramah, tetapi di sana mereka bersandar pada Kekasih mereka dan hanya pada Dia. Di sini kita harus meminta bantuan teman-teman kita, tetapi di sana mereka menemukan semua yang mereka butuhkan di dalam Kristus Yesus. Di sini kita melihat daging yang mudah busuk, dan pakaian yang lapuk dimakan ngengat, tetapi di sana mereka menemukan segala sesuatu di dalam Tuhan. Kita menggunakan ember untuk mengambil air dari sumur, tetapi di sana mereka minum dari sumber mata air, dan mencium air hidup. Di sini para malaikat membawa berkat bagi kita, tetapi kita tidak akan membutuhkan utusan dari surga saat itu. Mereka tidak akan membutuhkan Gabriel di sana untuk membawa surat cinta dari Tuhan, karena di sana mereka akan melihat-Nya secara langsung. Oh! betapa diberkati waktu itu ketika kita telah melampaui setiap sebab dan akan bersandar pada lengan Tuhan yang telanjang! Betapa mulianya saat itu ketika Tuhan, dan bukan ciptaan-Nya; Tuhan, dan bukan karya-karya-Nya, akan menjadi sukacita kita setiap hari! Jiwa kita saat itu akan mencapai kesempurnaan kebahagiaan.
Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).
Komentar ()