Renungan Pagi — 9 Juni 2026
Mazmur 126:3
TUHAN telah melakukan perkara besar kepada kita, maka kita bersukacita.
Sayangnya, sebagian orang Kristen cenderung melihat sisi gelap dari segala sesuatu, dan lebih memikirkan apa yang telah mereka alami daripada apa yang telah Tuhan lakukan bagi mereka. Tanyakan kesan mereka tentang kehidupan Kristen, dan mereka akan menggambarkan konflik mereka yang terus-menerus, penderitaan mereka yang mendalam, kesulitan mereka yang menyedihkan, dan dosa hati mereka, namun hampir tanpa menyinggung belas kasihan dan pertolongan yang telah Tuhan berikan kepada mereka. Tetapi seorang Kristen yang jiwanya sehat akan dengan gembira berkata, "Aku akan berbicara, bukan tentang diriku sendiri, tetapi untuk kemuliaan Allahku. Ia telah mengangkatku dari lubang yang mengerikan, dan dari lumpur yang kental, dan menempatkan kakiku di atas batu karang, dan meneguhkan langkahku: dan Ia telah menaruh nyanyian baru di mulutku, yaitu pujian kepada Allah kita. Tuhan telah melakukan hal-hal besar bagiku, yang karenanya aku bersukacita." Ringkasan pengalaman seperti ini adalah yang terbaik yang dapat disampaikan oleh setiap anak Allah. Memang benar bahwa kita mengalami cobaan, tetapi sama benarnya bahwa kita dibebaskan dari cobaan tersebut. Memang benar bahwa kita memiliki kebobrokan, dan dengan sedih kita menyadari hal ini, tetapi sama benarnya bahwa kita memiliki Juruselamat yang mahakuasa, yang mengatasi kebobrokan ini, dan membebaskan kita dari kekuasaannya. Jika menengok ke belakang, akan salah jika kita menyangkal bahwa kita pernah berada di Rawa Keputusasaan, dan telah merangkak di Lembah Kehinaan, tetapi akan sama jahatnya jika kita melupakan bahwa kita telah melewatinya dengan selamat dan bermanfaat; kita tidak tinggal di dalamnya, berkat Penolong dan Pemimpin kita yang Mahakuasa, yang telah membawa kita "ke tempat yang makmur." Semakin dalam masalah kita, semakin keras ucapan syukur kita kepada Allah, yang telah membimbing kita melalui semuanya, dan memelihara kita sampai sekarang. Kesedihan kita tidak dapat merusak melodi pujian kita, kita menganggapnya sebagai bagian dasar dari lagu hidup kita, "Ia telah melakukan hal-hal besar bagi kita, yang karenanya kita bersukacita."
Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).
Komentar ()