Renungan Malam — 20 Februari 2026
Di tempat-tempat yang ramai kita tahu kita akan dicobai, tetapi pengasingan pun tidak akan melindungi kita dari cobaan yang sama.
Matius 4:1
Maka Yesus dibawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai Iblis.
Karakter yang kudus tidak akan terhindar dari godaan—Yesus pun dicobai. Ketika Setan mencobai kita, percikan apinya jatuh pada kayu bakar; tetapi dalam kasus Kristus, itu seperti percikan api di atas air; namun musuh terus melanjutkan pekerjaan jahatnya. Sekarang, jika iblis terus menyerang walaupun tidak ada hasil, betapa lebih lagi ia akan melakukannya ketika ia tahu betapa rapuhnya hati kita. Meskipun Anda menjadi sangat dikuduskan oleh Roh Kudus, yakinlah bahwa anjing besar neraka akan tetap menggonggong kepada Anda.
Di tempat-tempat yang ramai kita tahu kita akan dicobai, tetapi pengasingan pun tidak akan melindungi kita dari cobaan yang sama. Yesus Kristus dibawa menjauh dari kerumunan manusia ke padang gurun, dan dicobai oleh iblis. Kesendirian memiliki daya tarik dan manfaatnya, dan mungkin berguna dalam mengekang nafsu mata dan kesombongan hidup; tetapi iblis akan mengikuti kita ke tempat-tempat yang paling indah sekalipun.
Jangan mengira bahwa hanya orang-orang yang berpikiran duniawi yang memiliki pikiran-pikiran mengerikan dan godaan-godaan yang menghujat, karena bahkan orang-orang yang berpikiran rohani pun mengalami hal yang sama; dan dalam posisi tersuci sekalipun kita mungkin menderita godaan tergelap.
Di dunia ini pengudusan yang paling sempurna pun tidak akan menjamin Anda terhindar dari godaan Setan. Kristus dikuduskan sepenuhnya. Bagi Kristus melakukan kehendak Dia yang mengutus-Nya adalah makanan dan minuman-Nya: namun Ia tetap dicobai!
Hati Anda mungkin bersinar dengan api kasih yang agung kepada Yesus, namun iblis akan mencoba menjatuhkan Anda ke dalam sikap suam-suam kuku seperti jemaat Laodikia.
Jika Anda memberi tahu saya kapan Tuhan mengizinkan seorang Kristen untuk menanggalkan perlengkapan perangnya, saya akan memberi tahu Anda kapan Setan telah berhenti menggoda. Seperti para ksatria zaman dahulu di masa perang, kita harus tidur dengan helm dan pelindung dada terpasang, karena si penipu ulung akan memanfaatkan saat-saat lengah pertama kita untuk menjadikan kita mangsanya.
Kiranya Tuhan menjaga kita tetap waspada di segala waktu, dan memberi kita jalan keluar terakhir dari rahang singa dan cakar beruang.
Terjemahan bebas dari Morning and Evening: Daily Readings oleh Pdt Charles H. Spurgeon (1834 - 1892).